Cara Usaha Budidaya Ikan Mas

Ikan mas ini jenis ikan yang hidup du air tawar. Masyarakat sudah banyak mengenal ikan mas ini. Umumnya ikan mas ini di pelihara karena di samping corak warna kulitnya yang indah dan enak di pandang mata, ikan ini juga sangat enak bila untuk konsumsi.

Ditinjau dari aspek pasarnya, budidaya ikan mas ini cenderung meningkat. Permintaan terbesar biasanya terjadi di jakarta. Permintaan umumnya ada yang untuk di konsumsi atau ingin mencoba budidaya ikan mas ini. Makanya usaha budidaya ini terbagi menjadi dua macam, yaitu pembenihan dan juga pembesaran.

Baca juga: Usaha budidaya ikan gurami

Jika ingin mencoba budidaya ikan mas, maka kita juga harus mengetahui syarat hidup ikan mas ini. Ikan mas bisa menyukai perairan yang tidak berarus deras. Seperti di pinggiran sungai atau danau. Ikan ini hidup dengan baik dengan ketinggian 150 - 600 m dpl. Suhu air yang disenangi ialah 25 - 30° C.



Pemijahan ikan mas ini terjadi sepanjang tahun dan juga tidak tergantung pada musim. Akan tetapi pada habitat alaminya, ikan ini memijah pada awal musim hujan. Secara alami,  proses pemijahan terjadi pada tengah malam menjelang pagi hari.

Cara budidaya ikan mas ini tergolong pada konsep agrobisnis. Kegiatanya meliputi pembenihan, pendederan, dan juga pembesaran. Bila ingin cepat dan tak terlalu repot, biasanya orang akan langsung memilih dari tahap pembesaran, lalu kemudian pemanenan.

  • Pembenihan
Pembenihan meliputi kegiatan pemeliharaan induk, pemijahan, penetasan relur, dan perawatan larva hingga nantinya berukuran 1 - 3 cm. Pembenihan ikan mas biasanya di lakukan selama 2 - 3 minggu.

Untuk menghasilkan benih yang siap didederkan, pembenihan dapat di lakukan di kolam tembok yang dasarnya tanah atau kolam tanah seluruhnya. Selain itu, kolam juga perlu di beri kakaban, yakni anyaman ijuk atau batangan daun kelapa sebagai tempat menempelnya telur.

Selama pemijahan, induk ikan mas memerlukan protein 30 - 35% , lemak 6 - 7% per pakan, maka pakan yang di berikan bisa berupa pelet. Pemberian pakan di lakukan 3 kali sehari. Yaitu pagi, siang dan sore hari. Dosis pakan ialah 3% dari bobot induk.

  • Pendederan
Pendederan meliputi kegiatan pemeliharaan benih ikan yang berukuran 1 - 3 cm hungga mencapai ukuran 3 - 5 cm (pendederan I) atau 5 - 8 cm (pendederan II). Pendederan di lakukan selama tiga minggu, lalu kemudian di lanjutkan tiga minggu untuk pendederan II.

Pada pendederan I, pakan yang diberikan ialah pakan alami dan buatan. Pakan alami umumnya di buat dengan cara pemupukan kolam menggunakan kotoran ayam sebanyak 250 - 500 gram/m2. TSP dan urea masing-masing 8 - 10 gram/m2. Sementara itu, pakan buatan yang di berikan bisa berupa pelet bentuk tepung atau pelet yang di basahi air. Pemberian pakan di lakukan dua kali sehari. Pada waktu pagi dan sore hari. Dosisnya 3 - 5% dari bobot benih yang di pelihara.

Pada pendederan II, pakan yang diberikan hampir sama, hanya saja untuk pakam alami dapat di tambahi pemupukan menggunakan kapur sebanyak 15 - 25 gram/m2.

  • Pembesaran
Pembesaran ini ialah tahap akhir budidaya. Benih yang di gunakan pada tahap ini berukuran 5 - 8 cm yang berasal dari kolam pendederan. Kegiatan pembesaran ini umumnya dilakukan selama 3 - 4 bulan hungga nantinya berat ikan mencapai 100 gram.

Selama pembesaran, ikan dapat diberi makanan tambahan berupa pelet dengan kandungan protein 30%. Pada umumnya, di pasaran ada dua jenis pelet. Pelet apung dan juga pelet tenggelam. Pelet yang disukai petani, umumnya ialah pelet apung.

Dosis pemberian pakan ialah 3 - 5% per hari dari berat total ikan mas. Jadi kita seharusnya juga sering-sering cek berat badan ikan. Nantinya tinggal di kalikan jumlah banyaknya ikan. Pakan diberikan tiga kali pada pagi, siang dan sore hari.

  • Pencegahan hama dan penyakit
Hama dan penyakit ini merupakan momok dan pengganggu para petani. Dengan banyaknya hama dan penyakit yang menyerang pada ikan, tentu akan sangat merugikan para petani.

Hama pada ikan yang umum ialah:
  1. Belut
  2. Kepiting
  3. Katak
  4. Ular
  5. Linsang
Hama ini dapat di cegah dengan cara memasang strimin pada saluran air, sehingga mencegah linsang atau belut masuk. Lalu untuk mencegah kepiting dan juga belut, kita bisa memancingnya keluar lalu menangkapnya, untuk memancingnya keluar bisa di beri sekam padi. Untuk katak, usahakan di cegah dengan cara melakukan pembersihan kolam sebaik mungkin, bila ada telur yang menempel di kolam, maka segera bersihkan.

Penyakit yang menyerang ikan mas biasanya:
  1. Bintik putih
  2. Bengkak insang atau badan
  3. Cacing insang
  4. Kutu ikan
  5. Jamur
Bila ikan ada tanda-tanda sakit misal melayang-layamg maka segera ambil ikan tersebut. Lalu masukkan ke dalam larutan garam dengan dosis 1 - 3 ml per liter air. Kemudian rendam ikan selama 10 - 15 menit.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Cara Usaha Budidaya Ikan Mas"